Implementasi MDLC pada Perancangan Spanduk UMKM Kuliner
DOI:
https://doi.org/10.33998/mediasisfo.2026.20.1.2685Kata Kunci:
banner, desain komunikasi visual, mdlc, media promosi, semiotikaAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan menguji efektivitas spanduk sebagai media promosi luar ruang bagi dua UMKM kuliner dengan karakteristik berbeda, yaitu Ayam Geprek dan Nasi Goreng. Metode yang digunakan adalah Multimedia Development Life Cycle (MDLC) versi Luther-Sutopo yang mencakup enam tahapan: Concept, Design, Material Collecting, Assembly, Testing, dan Distribution. Penelitian ini menghasilkan prototipe spanduk Ayam Geprek yang didominasi warna merah menyala dan tipografi tegas untuk memicu impuls "segera" dan "tantangan rasa", sedangkan spanduk Nasi Goreng menggunakan nuansa hangat kecokelatan dengan visualisasi uap panas untuk merepresentasikan kenyamanan dan kehangatan malam. Pengujian divalidasi menggunakan analisis semiotika Roland Barthes untuk membedah makna elemen grafis. Kesimpulannya, metode MDLC terbukti mampu menghasilkan media promosi yang bernilai estetika tinggi, tepat sasaran secara komunikasi visual, dan siap didistribusikan untuk pemasaran terintegrasi.




